"Hai kamu dimana?"
Itulah suara Jesi saat ku menelepon dia, aku sedang bermain di CFD,atau Car Free Day,jalan Dago."Aku dikosan Ian. Kenapa emang?"
Dan disekelilingku,banyak yg memanggilku. "jery" "jery" "jery",haha. Namaku memang Jeryan,dan semua memanggilku Jery, tapi hanya Jesi yang memanggilku Jeyan.
Tapi masih tentang mereka, aku bukan ingin membahagiakan orang2 yg memanggilku pagi ini. Tapi aku ingin memberik kejutan bagi Jesi. Setelah dia bertanya kenapa, aku langsung menutup handphoneku.
***
Sekarang sudah didepan kamarnya.
"jesssss...jessss...jessssbemm"
haha itulah panggilanku padanya si pipi tembem (cubbie).
Pagi itu memang menjadi pagi yang biasa saja. Tapi ini awal segalanya."Hai Ian, kaget aku ada kamu. Wah kamu bawa apa?"
"Ini kupat tahu Singaparna..ajiebbbbb.."
Makan di kamar Jesi mungkin akan jadi kenangan. Kenangan persahabatan.
"Jes,ini awal dari segalanya... mulai minggu depan,dan tentunya pasgi ini, aku selalu memberikan kejutan bagi kalian. Sarapan ceria, tiba2 aku datang didepan kamar,Haha"Jessi tak perlua bertanya "kalian" itu siapa. Dia tahu orang-orang itu tiada lain Jevan,Jeyo,Jevian,Jelaks dan Jesong. Atau siapun yang pagi itu...uppp tidak, tapi sabtu malanya aku fikirkan siapa yang akan aku bawakan sarapan kejutan ceria paginya.
"Ya ampun..buang-buang duit aja"
"Hahaha..apa sih. Itu yang pilih Jes,lebih baik membuang duit..daripada membuang momen bersama kalian"
"Hehe.kamu baik yah"
"Jangankan untuk membuang momen. Membelinya saja aku ga mampu. Karena bersama kalian..itu mahal harganya"
kenapa sedih???
BalasHapus