Sabtu, 18 Juni 2011

Detik ke-16: Satu Momen untuk Menjadikannya Lebih Sempurna

Didepan Prianko,terdapat dua sahabatnya laki2nya, Primusyo dan Priyusrino.
Makan malam di Cafe baru bernama Cafe Abon, semuanya serba abon abon dan abon.
Abon babi, itu yang paling Prianko suka.

"Abis sidang kamu mau ngapain aja Rian?? selain bisnis kita?" tanya Rino
"Aku mau traveling selama berbulan2 tak kembali" jawab Anko
"Yah lo jadi menghilang dari kampus Ian??" tanya Musyo
"Iya...aku ga mau ada di Bandung"
"Hei hei hei...wisuda kamu?? kenapa sih tetep ga mau wisuda Juli"
"Kita bantu deh ngurusin serba serbi wisudanya..aku anterjemput deh tiap hari ITB-Ujung berung"
"Nggak!!"

Rianko terdiam sejenak sambil melihat gelas didepannya yang berisi Yougurt Froyo rasa babi melon.

"Apapun yang terjadi, aku hanya mau wisudaku,,dihadiri Pridana Alva. Sahabatku.
"Dan lo ga nganggap gw Ian"
"Apapun yang terjadi, aku hanya mau wisuda..dihadiri partner VJ terbaikku, Pribacin"
"Ya kan gw juga partner VJmu!!"
"Aku ingin wisudaku lebih sempurna. Bersama kalian sudah sempurna,tp alngkah indahnya jika lebih sempurna. Aku juga ingin Pridana Alva tak kehilangan satu momen persahabatan lagi hanya karena dia sedang di Borneo Island"

Rian tetap merapati gelasnya yang sekarang sudah habis diminum Primusya.

"Karena dia jauh, dia kehilangan momen persahabatan, walau itu tentang musibah.
Dan aku, ga mau dia kehilangan lagi momen persahabatan, dan itu kebahagiaan.
Dan itupun yang akan membuat wisuda menjadi lebih sempurna : )"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar